by

Hutan Mangroof di Babat, LMI Desak Aparat, Tangkap dan Penjarakan Pelaku

MINAHASA,- postkota.co.id,- Pengrusakan Hutan Lindung yang terjadi di Kawasan Pantai Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, kian mendapat sorotan Masyarakat di Kabupaten berlambang Burung Manguni.

di sekitar area kurang lebihnya 4000 M2 Lahan Hutan Mangroof dipesisir pantai Desa Tambala habis dibabat seorang Oknum Pengusaha terinisial bernama K,H alias Hong Warga Negara keturunan .

Hasil Investigasi postkota.co.id Rabu 20-04-2022 dilokasi pekerjaan Aktifitas pembabatan tumbuhan Mangroof ini dilaksanakan dengan menggunakan alat berat Ecxavator,seakan kegiatan ini mendapat dukungan pejabat Daerah.

Hal inipun mengundang Protes Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Manguni Indonesia (LMI) melalui ketuanya Noldy Lila, saat diwawancarai wartawan Selasa 03-05-2022 mengatakan, Perbuatan ini adalah perbuatan melawan Hukum dan harus di tindaki, karna jika dilakukan pembiaran akan menjadi contoh buruk bagi Masyarakat.

,” Perbuatan ini adalah perbuatan melawan Hukum, sotau kwa itu Hutan Mangroof dilindungi Oleh Undang- Undang, Masa dirang mobabat, ini harus ditindaki Aparat Penegak Hukum kalaupun bisa, segera tangkap dan penjarakan pelakunya,” Kata Noldy dengan suara geram

Dia juga menambahkan,” Bila Aparat Hukum tidak sanggup mengatasi hal ini, Maka Ormas Laskar Manguni Indonesia dan Ormas Adat lainnya akan turun Langsung untuk bertindak tegas demi kelestarian Alam di Tanah Toar Lumimuut,” Tegasnya.

Hukumtua Desa Tambala, Hamka Naya yang pernah diwawancarai wartawan terkait hal ini membenarkan adanya pembabatan Mangroof ini, dan Pihaknya pernah memberi teguran kepada pelaku namun di abaikan

,” Kita sudah berapa kali berikan teguran namun di abaikan,” ujar Hamka.

Pelaku HK sendiri saat dikonfirmasi wartawan melalui selulernya di 0853 4027…. Mengatakan bahwa pihaknya tidak membabat pohon Mangroof melainkan bambu

,” Maaf pak yang kita babat bukan tumbuhan mangroof tetapi bambu,” katanya.(Udin).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed